BBKSDA Terima Penyerahan 3 Ekor Satwa Dilindungi

Rabu, 11 September 2019 · Konservasi

Jayapura -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua menerima tiga ekor satwa dilindungi dari Dinas Kehutanan Papua. Serah terima satwa berlangsung di ruangan Kepala Bidang Teknis BBKSDA Papua, Senin (9/9/2019).

Jenis satwa yang diserahkan berupa dua ekor nuri kepala hitam (Lorius lory) dan satu ekor perkici (Trichoglossus sp.). Jenis-jenis satwa tersebut dilindungi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Baca Juga: Pangdam Larang Prajurit Bawa TSL Endemik Papua

Satwa-satwa tersebut merupakan hasil sitaan Dinas Kehutanan Papua dari masyarakat yang akan memperdagangkannya di wilayah Kota Jayapura. Saat ini satwa-satwa tersebut berada dalam perawatan di kandang transit BBKSDA Papua, menjalani proses habituasi sebelum dilepasliarkan ke habitat asalnya.

Kepala Satuan Polisi Kehutanan BBKSDA Papua, Purnama, menyampaikan, langkah penting dalam pengendalian dan pengawasan peredaran satwa dilindungi adalah melakukan penyadaran kepada masyarakat, terutama kepada para pelaku pelanggaran undang-undang tentang tumbuhan dan satwa liar dilindungi. "Apabila masyarakat telah memiliki kesadaran untuk menjaga hal-hal yang dilindungi, tentu mereka tidak akan melakukan pelanggaran kembali," katanya. 

Baca Juga: Pemahaman Konservasi untuk Prajurit TNI

Hal lain yang diutarakannya adalah upaya penyadaran dapat dilakukan oleh siapa saja, bukan hanya oleh petugas Polisi Kehutanan atau para penegak hukum. Purnama mengharapkan semua masyarakat yang memiliki jiwa konservasi dapat melakukan upaya-upaya penyadaran itu bersama-sama. 

“Bisa sambil berbincang-bincang dengan para pelaku, memberi tahu mereka tentang TSL dilindungi. Saya kira itu bisa dilakukan oleh siapa saja, dan pasti ada pengaruh positifnya,” kata Purnama.

Baca Juga: BBKSDA Papua Bersinergi dengan Komunitas

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Papua, Askhari Dg. Masikki, S.Hut., penyerahan satwa ini merupakan bentuk jalinan yang potensial dalam pengawasan peredaran satwa dilindungi. “Kami mengharapkan sinergitas seperti ini terus terjalin. Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama aktif dalam menjaga kekayaan keanekaragaman hayati tumbuhan dan satwa liar di Tanah Papua,” ungkap Askhari.     

Kepala BBKSDA Papua, Edward Sembiring, S.Hut., M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih secara resmi kepada Dinas Kehutanan Papua beserta jajarannya atas kerja sama yang sangat baik. Penanganan peredaran satwa dilindungi ini merupakan cerminan sinergitas yang kuat di antara instansi dalam lingkup KLHK di Papua. 

Baca Juga: SKW IV Sarmi Selamatkan 5 Ekor Burung Dilindungi

“Saya berharap sinergitas seperti ini dapat terus ditingkatkan. Saya mengajak semua sektor instansi pemerintahan, pihak-pihak terkait, juga semua masyarakat, mari kita bersama-sama menjaga satwa liar yang dilindungi Undang-Undang,” tegasnya.

Tags kementerian lhk klhk siti nurbaya bbksda papua